Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Ungkapan ini rasanya tidak berlebihan. Anda tentu suka mendengar kasus meninggal secara mendadak. Seseorang yang tampak sehat dari luar, mungkin saja mengidap penyakit yang tidak dirasakan atau tidak menunjukkan gejala yang berarti. Oleh karena itu, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala walaupun tidak ada keluhan sakit.

PEMERIKSAAN KESEHATAN YANG PENTING

Organ

Jenis Pemeriksaan

Tujuan

Waktu

Jantung & sistim

Peredaran darah

  • Rekam jantung ( EKG)

  • Treadmill

  • Kadar hemoglobin

Deteksi kelainan jantung

Anemia

35-40 th: setiap 2 tahun

> 40 th:

Setiap tahun

Ginjal

  • Urin lengkap

  • Ureum , Creatinin
  • Kadar Cystatin-C darah

Mengetahui fungsi & kondisi Ginjal

35-40 th: setiap 2 tahun

> 40 th:

Setiap tahun

Paru

  • Rontgen dada

  • Spirometri

  • Laju endap darah

  • Hitung sel darah putih

Memeriksa kondisi & kapasitas paru. Melihat ada tidaknya Inflamasi

35-40 th: setiap 2 tahun

> 40 th:

Setiap tahun

Hati

  • SGOT, SGPT

  • Albumin & Globulin

Melihat kondisi faal hati

Setiap 2 tahun

Sistim metabolisme

  • Profil Lipid ( kolesterol, HDL.LDL, trigliserida)
  • Gula darah

  • Asam Urat

Deteksi Kolesterol Tinggi

kencing Manis

Deteksi Rematik

35-40 th: setiap 2 tahun

> 40 th:
Setiap tahun

Payudara
  • Mamografi
  • USG payudara
Deteksi tumor/ kanker Mulai usia 40 th: setiap 2 th
Leher rahim
  • Pap Smear
Deteksi ketidaknormalan pada selaput lender rahim Setiap tahun
Gigi
  • Pemeriksaan rutin
Deteksi radang gusi & mencegah penyakit lain yg lbh parah ( jantung)

Setiap 6 bulan, meski tidak ada keluhan

Mata

  • Pemeriksaan rutin

Deteksi gangguan mata

Setiap tahun

Tulang

  • Bone Marrow Density

Mengetahui kepadatan tulang

Diatas usia 40 th: setahun sekali

Anthropometri

  • TB, BB, Lingkar perut

Mengetahui status gizi & Risiko peny metabolik

Diatas usia 40 th: setahun sekali

Body Fat analysis

  • Massa lemak tubuh, Massa tubuh tanpa lemak, massa cairan tubuh

Mengetahui komposisi lemak tubuh

Diatas usia 40 th: setahun sekali

 

Yang harus diperhatikan

  • Ada dua organ tubuh yang sering terlupakan, yaitu mata dan gigi. Gangguan pada keduanya bisa menimbulkan gangguan pada organ tubuh lain. Banyak orang yang malas memeriksakan mata sampai kondisinya parah sehingga sulit diobati seperti glaucoma. Padahal deteksi dini kelainan mata penting, terutama bagi penderita Kencing Manis dan Hipertensi.

[col_content width=”six noleft”][/col_content][col_content width=”six”][/col_content]

  • Begitu pula halnya dengan gigi. Umumnya Anda baru ke dokter gigi jika timbul keluhan. Gigi berlubang atau infeksi pada sisa akar gigi (yang dicabut) dapat menjadi pintu masuknya penyakit yang lebih serius, seperti ginjal, jantung, sendi dan infeksi paru-paru. Penyakit gigi yang tersembunyi juga dapat menyebabkan sakit kepala, telinga, sendi bahu maupun rahang.
  • Gangguan kesehatan yang paling mengancam wanita dan perlu diwaspadai adalah kanker leher rahim dan payudara; terutama bagi Anda yang mengalami haid pertama sebelum usia 12 tahun dan berhenti haid di atas usia 50 tahun.
  • Pemeriksaan Otak tidak disarankan jika tidak ada keluhan atau ditemukan kelainan fungsi otak
[col_content width=”six”]
[/col_content][col_content width=”six”]
[/col_content]
  • Saat ini, komposisi lemak tubuh dan kadar kolesterol, terutama HDL dan LDL merupakan faktor resiko penting untuk penyakit metabolik ( darah tinggi, kencing manis, batu empedu, perlemakan hati, stoke, dll).
[col_content width=”six noleft”][/col_content][col_content width=”six”][/col_content]
  • Kesehatan Anda berawal dari perut Anda. Disarankan : Kadar HDL kolesterol > 50. Lingkar perut : wanita < 80 cm, pria < 90 cm. Lemak tubuh : Wanita < 35%, Pria < 30%.

HANG LEKIU MEDICAL CENTER
Jl. Hang Lekiu III No. 10, Kebayoran Baru, Jakarta 12120
Telp. 021-7208152, 7399301, 7399289,
Fax 021-7246704
Email : hanglekiumc@gmail.com
www.hanglekiumc.com