Tiga jenis Lemak yang beredar di pasaran, yaitu :

  1. Lemak Jenuh ( Saturated fat) : Terdapat didalam produk hewani. Lemak ini berbentuk padat pada temperature ruang. Di banding lemak lainnya, lemak ini akan mengisi sel –sel lemak tubuh anda.
    Sumber : Butter, keju,coklat,kuning telur, gajih, minyak sawit, produk susu dan daging.
  2. Lemak Tak Jenuh ganda ( Polyunsaturated fats) : Lemak jenis ini umumnya ditemukan di dalam minyak nabati. Lemak ini berbentuk cair pada temperature ruang. Lemak ini cenderung akan mengisi pula sel-sel lemak tubuh anda tetapi hanya sebagian dan tidak memaksa seperti lemak jenuh.
    Sumber : berbagai jenis minyak nabati, ikan , margarine
  3. Lemak Tak Jenuh Tunggal (Monounsaturated fat) : Sering kali disebut sebagai “lemak netral”, dan lemak ini akan membuang lemak lain dari sel tubuh.
    Sumber : Zaitun, Cashews, Canola

Anda perlu mengetahui berapa banyak kalori lemak yang terkandung di dalam makanan yang anda makan. Untuk menghindari kelebihan kandungan lemak, para ahli nutrisi menyarankan agar kalori per harinya, jumlah lemak total tidak boleh lebih dari 30% (sebagian besar berasal dari Lemak tak jenuh Tunggal, yang berasal dari lemak jenuh hanya boleh maksimal 10%)
Saat ini banyak label makanan yang mencantumkan informasi banyaknya kalori yang berasal dari lemak.
Untuk makanan yang tidak berlabel informasi, maka dapat digunakan rumus ini, untuk menemukan presentasi kalori dari lemak :
Gram lemak persajian x9 / Kalori total per sajian ( 1 gram lemak = 9 kalori)
Berikut contoh sederhana pemakaian makanan dalam kemasan yang mengandung 6 gram lemak dan kalori total 220 : 6X9/ 220 = 24 %
Selain itu, anda pun perlu mengetahui sifat lemak baik dan lemak buruk. Lemak baik adalah lemak cair yang sering terlihat berjejer di rak supermarket, seperti minyak zaitun, jagung, canola, safflower,biji bunga matahari dan wheat germ. Walau sebagian besar sumber minyak nabati adalah asam lemak tak jenuh, tetapi tidak demikian terhadap minyak kelapa dan minyak sawit, yang dikenal sebagai minyak tropical karena kedua minyak ini bersifat jenuh. Sehingga bacalah label secara cermat, karena minyak tropical ini murah dan stabil, sering kali digunakan dalam makanan.
Beginilah secara ringkas sifat kedua minyak tersebut :
Lemak hewani yang keras dan tidak larut akan mengalami hidrolisis selama proses pencernaan dan berubah menjadi molekul seperti “plak” yang menempel atau menimbun di sel, pembuluh darah dan jaringan lemak. Dengan berjalannya waktu, sel-sel tubuh anda akan membengkak dengan timbunan molekul-molekul lemak tersebut yang tentunya akan menambah angka di timbangan.
Selain itu, plak tersebut juga akan menimbun di pembuluh darah sehingga menganggu aliran darah, aliran nutrisi dan aliran oksigen yang sangat dibutuhkan oleh sel tubuh yang akan memberikan nafas kehidupan.
dr.astiLemak yang cair memiliki dua fungsi khusus yaitu :

  1. memberikan asam lemak essensial yang sangat dibutuhkan tubuh tetapi tubuh sendiri tidak dapat memproduksinya
  2. membantu melepaskan gumpalan lemak yang menumpuk sehingga dapat dihancurkan serta dibuang keluar dari tubuh anda.

Tetapi yang perlu diperhatikan, walaupun lemak cair memberikan kesehatan bagi tubuh kita, penggunaannya harus diperhatikan. Jangan digunakan berlebihan, cukup 1-2 sendok makan per harinya.
Bila anda tetap menyukai pengolahan makanan yang digoreng, walau telah menggunakan minyak yang sehat, maka kesehatan yang dijanjikan mungkin tak bisa diraih.
Sesungguhnya kesehatan Nutrisi terletak pada Proses Pengolahan dan Kualitas bahan makanannya.
….. jagalah Kesehatan Tanpa batas …..